Semoga Semesta Merestui
Barangkali suatu hari, aku tidak perlu terpaksa tertawa di hadapan banyak orang. Sebab, kamu sudah faham bagaimana karsaku dan mencoba memberi peluk bahwa tidak semua harus dilakukan secara terpaksa.
Barangkali suatu hari nanti, aku ingin kita sama-sama bercerita yang sudah-sudah. Tentang mengapa bunga aster menarik bagiku, atau tentang kamu dan playlist lagu kesukaanmu.
Atau sesekali kamu memujiku perihal aku yang pandai merawat luka. Atau mungkin aku yang sesekali memuji tentang bagaimana tenangmu menghadapi ombak yang menghantam tepian pantai.
Aku berperang doa dengan banyak doa di atas sana. Tapi kita lihat saja, doa siapa yang paling kuat sampai ke Arsy nya Allah.

Komentar
Posting Komentar