Ahhh, Bannya Pecah lagi


Aku bingung bagaimana mengeja perasaan-perasaan ini padamu. 

Ingatanku tentangmu sesederhana lingkaran yang tak berujung.


Tadi malam, Semesta romantis sekali. Membiarkan dua sejoli berjalan melewati malam di bawah mega yang indah. Bercengkrama berbagi tawa, bulan dan bintang turut merayakan sebab, semalam mereka cantik sekali. 


 Aku tidak pernah takut untuk lebih dulu meminta maaf, aku tidak pernah malu untuk mengikat tali sepatumu yang lepas, aku terkagum-kagum melihat bahasa cintamu seperti:  dengan lahap menghabiskan makanan yang dimasak oleh tanganku. Sesederhana ini caraku memandang cinta yang kita sebut bahagia. 


Maka lagi-lagi aku katakan, selama bumi  masih berputar pada kita tetaplah di sini.

Komentar

Postingan Populer